Yeaaaahhhhhh……
Akhirnya ujian semester datang juga… gak kerasa ternyata gue udah 6 bulan gue
berada di kampus gue tercinta ini. UAS (Ujian akhir
semester) adalah suatu ritual yang wajib dilakukan oleh semua mahasiswa,
demi untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari para dosen. Banyak banget
ritual – ritual aneh yang sering dilakukan mahasiswa agar bisa melewati
hadangan UAS dengan lancar dan mendapatkan nilai yang maksimal di setiap mata
kuliah, contohnya :
1. Bikin Contekan
Ritual ini sangat popular dilakukan
sama anak – anak kelas gue, selain ampuh dan peluang berhasilnya tinggi
ternyata contekan ini juga sanagt membantu dalam pengerjaan soal dalam ujian
semester. Bukan hanya itu ternyata berdasarkan hasil penelitian Dr. Rezza
Eucalyptus Arthur S.Sip seorang dokter spesialis masalah kemahasiswaan abadi, mengatakan
ternyata membuat contekan ini dapat mengasah kecerdasan otak dan keterampilan
mahasiswa. Ya, dengan membuat contekan mahasiswa dapat melatih dalam pembuatan
strategi bagaimana agar contekan ini gak
gampang terdeteksi oleh pengawas ruangan dan juga ada peribahasa ‘sesat’ yang mengatakan bahwa “Semakin
banyak cotekan, semakin banyak tau” ya, karena dengan kita membuat contekan
maka secara otomatis kita pasti membaca, lalu menulis dan menyalinnya kedalam
kertas ukuran mini. Sehingga dengan rajin membuat contekan kita dapat menjadi
terampil dan pintar tentunya J Selamat
MENCONTEK.
*Perhatian : Dosa di tanggung pencontek
sendiri*
2. Sedia Pulsa
Pulsa juga merupakan item yang harus disediakan saat seorang
mahasiswa akan menghadapi UAS, mengapa? Karena dengan pulsa kita dapat
mengirim, menerima jawaban dan bertanya dari teman, pacar, sahabat etc. dengan
pulsa itu juga kita juga dapat menghadapi soal – soal UAS dengan gampang
soalnya kalo kita gak tau jawaban soal UAS kita tinggal sms temen kita atau
tanya sama mbah ‘Google’. Jadi, kesimpulannya pulsa juga termasuk katagori
mutlak dalam UAS.
*Perhatian : Dosa di tanggung pencontek
sendiri*
3.
Letak
Tempat Duduk
Ini adalah syarat mutalak dalam UAS,
banyak temen – temen gue yang bilang bahwa “tempat duduk dalam UAS itu
menentukan prestasi seseorang.” Entah peribahasa dari planet mana, gue setuju
sama pendapat itu, soalnya ni kalo tempat duduk kita di belakang sih point 1
dengan point 2 tadi bakal mudah kita pake, tapi kalo posisi duduk kita hadap –
hadapan sama dosen?? Matio Wae. Satu
– satunya cara yang bisa dilakuin kalo kita dapat posisi duduk kayak gitu
adalah dengan berdoa kepada Alloh SWT, semoga nilai UAS matakuliah yang di
ujikan mendapat barokah minimal nilai ‘C’ aja udah cukup hehehehe.
Sebenernya gue gak pernah setuju sama
yang namanya nyontek (walaupun gue sering ngelakuinnya), karena mau bagaimana
bagusnya nyontek tetep aja itu perbuatan curang, padahal kalo setiap mahasiswa
itu sudah mempersiapkan diri dengan belajar, nggak mungkin dia gagal dalam
mengerjakan UAS. Perkara besar kecilnya ukuran nilai yang di dapat, itu urusan
yang kedua. Sekarang yang paling penting seberapa kepuasan yang kalian dapat
dari nilai yang kalian dapat dari nyontek? Dibanding nilai hasil jerih payah kalian? Kepuasan itu kan
timbul dari apa yang telah kita kerjakan (hasilkan), pasti nanti aka nada
hasilnya jika kalian belajar. Maka dari itu pesan gue buat adek – adek yang mau
menjalani UTS, UAS, UN “sebaik – baiknya
jalan yang kita tempuh adalah jalan kejujuran”, yakin aja sama diri kamu
sendiri.

